Interpreting Life

~Maka nikmat Allah yang mana yang kamu dustakan?~

白くなったよ Februari 9, 2010

Diarsipkan di bawah: Nyeloteh, Tentang teman — lesungpipit @ 2:27 pm

Bersama dengan sacho (baca:presdir) baru sudah aku jalani hampir 2 bulan ini. Beberapa hal memang terlihat beda sekali dengan sacho yang lama. Alhamdulillah baik sacho yang lama maupun sacho yang baru ini, dua2nya baik, nggak galak sebagaimana bos2 beberapa kenalan yang juga bekerja di pabrik Jepang.

 

Sacho yang lama orangnya kalem, walaupun murah senyum (kecuali kalau lagi banyak problem) tapi orangnya cenderung serius. Mengenai kebijakannya, aku nggak terlalu mengerti karena baru mengenalnya 8 bulan lalu dia pensiun balik ke Jepang, ditambah lagi dia jarang memanggilku untuk terjemah rapat2 sehingga kondisi pabrik secara tekhnis pun aku kurang paham. Tapi yang pasti shacho lama-ku ini orangnya baik soalnya dia udah ngasih angpao dgn angka yang cukup besar buat pernikahanku (hahaha, jd gitu tolak ukurnya??!).

 

Nah, kalo sacho yang baru ini orangnya serius tapi humoris, tipe2nya mirip Sugawara san (atasan di pabrik otomotif yang dulu). Seneng kalo liat dia ketawa, renyah suaranya (kripik kalee). Di Jepang dulu dia aktif di serikat, jadi sepertinya dia paham bagaimana berkomunikasi yang adem dgn mereka, dan tahu bagaimana cara ngambil hati karyawan, terbukti beberapa hari yg lalu dia membuat gebrakan, pertama kalinya dalam sejarah gw menerjemahkan perundingan perusahaan ma serikat, sacho berhasil membuat serikat silence, ya iyalah.. permintaan kenaikan upahnya diturutin, apalagi dengan angka yang ternyata lebih besar dr ekspektasi mereka. Baguslah, aku jadi nggak perlu ikut2an keluar otot menerjemahkan perdebatan mereka.

Sepertinya memang gaya pendekatan sacho yang ini berbeda dgn sacho terdahulu. Sacho yang ini kayaknya mencoba strategi memberi tuntutan karyawan, supaya karyawan juga memenuhi tuntutan perusahaan untuk bekerja lebih giat dan mematuhi rule. Kita lihat saja nanti, apakah para karyawan dan serikat bisa bekerja sama dengan baik atau tidak.. hmm 結果を楽しみに。

 

Trs juga dibanding dengan sacho yang lama yang terlihat sederhana, sacho yang ini agak necis, senang pakai dasi ke pabrik (nanti di pabrik ganti baju pabrik), sepatunya juga kinclong, kalau bajunya basah karena keringat panasnya pabrik dia akan ganti baju, edannya dia ganti baju di balik pintu lemari tapi pintu nggak ditutup, kadang2 keliatan lah dari luar, ya ampyuuun babeeeh. Beberapa hari yang lalu dia bolak/ik nyamperin aku mengeluhkan handuk lap tangan di toilet supaya diganti tiap hari, instruksi sudah dijalankan tapi dia masih nyamperin aku, oooh ternyata warna handuknya udah kumel jadi nggak kelihatan udah diganti. Akhirnya kami ganti handuk baru, dia tetap nyamperin aku, minta handuk yang warnanya putih (yang sebelumnya bermotif kartun), tapi tuh handuk nggak ada di Karawang jadi harus nunggu weekend supaya bisa belanja ke Jakarta. Kata Sacho ‘タオル直ってこないよ(handuknya nggk berubah2 tuh)’, aku bilang ‘tolong sabar sampai mgg depan ya, harus beli ke Jkt’. Senin pagi dia nyamperin lagi, dalam hatiku ‘nah loh.. ape lagi nih?’, sambil senyum2 dia bilang ’白くなったよ(udah jadi putih)’, aku:’なにが?’, sacho:’タオル’, kami pun tertawa..hahaha.

 

 

 

 

Jibo-ku yang resik Februari 1, 2010

Diarsipkan di bawah: Bayi, Nyeloteh — lesungpipit @ 3:30 pm

Aku nggak tahu ini nurun dari siapa, tapi adikku Jibo sifat jijiknya terhadap sesuatu yang bau dan kotor agak nggak biasa untuk seorang bocah yang baru berumur 2 tahun. Tadi pas telpon-telpon sama mama aku ngakak banget denger cerita mama kalo Jibran muntahin makanannya gara-gara dicium sama anak tetangga. Katanya ”Kakak bauuu…” hahaha, padahal itu anak tetangga udah suer2 kalo dia udah mandi.

 

Dia ini memang sensitif sekali sama bau dan sesuatu yang kotor, makanya aku kadang nggak berani nyium kalau nggak pede sama bau-ku, haha.. abiiiis daripada dia muntah, kan sayang.. soalnya kalau disuapin makan pake acara ngejar sana ngejar sini. Cerita mama lagi, di sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dia termasuk yang paling lambat dalam menyelesaikan tugas. Tahu sendiri kan bagaimana kegiatan prakarya bocah-bocah, pasti medianya kalau nggak lem, lilin, krayon, dll. Nah adikku ini nggak betah kalau tangannya kotor dan lengket, alhasil sedikit-sedikit dia pasti minta cuci tangan, maka dari itu dia lama menyelesaikan tugasnya.

 

Dia juga jarang mau nyium orang, kalaupun kita maksa cium pasti dia cuma nyodorin pipinya doang, nggak mau nyium duluan. Tapi kebanyakan sih bakal dia tolak dengan kata sakti ”Nggak mau”, uuuuuuh jadi kangeeeen..

 

Ganti Tampilan Blog Januari 27, 2010

Diarsipkan di bawah: Blogku, Nyeloteh, Tentang teman — lesungpipit @ 2:22 pm

Peribahasa ‘rumput tetangga terlihat lebih segar’ memang ada benarnya, pasalnya sekarang aku lagi ngiler sama template blognya Mama Bilal. Warnanya soft dan temanya ibu rumah tangga banget, ada jemuran gantung2 dan ada gambar keluarga Nugrohonya, hihi lucuu..

 

Sayangnya aku belum familiar banget sama wordpress. Tampilan yang disodorkan pun gitu-gitu aja, nggk ada yang beda, hampir semua tampilannya agak kaku, memang rapih sih. Tapi nanti aja deh gantinya, agak males juga. Butuh waktu dan mood yang bagus buat ngerubah-rubah.

 

Tuesday Update; Pengasuh bayi Januari 26, 2010

Diarsipkan di bawah: Badai pasti berlalu, Bayi, Love and Marriage, Nyeloteh — lesungpipit @ 2:24 pm

Baru masuk kerja nih, hihi. Soalnya kemarin Mbek sakit dan nggak masuk kantor, karena aku khawatir dia nggak keurus dan susah nyari maemnya, jadilah aku juga meliburkan diri (watashi jishin mo kaisha ni detakunai ne hontou ha, datte.. getsu you bi damon!! anak nakal!!). Pada prakteknya, ternyata malah aku yang banyak bobo’ kemarin, si Mbek malah seharian mantengin IPOT-nya (dasar nakal!! disuruh istirahat susah bener!!).

 

Kemarin untuk pertama kalinya aku merasakan getaran aneh d perut, apakah ini gerakan si bayi?? atau angin bergerak doang?? sepertinya dari baby, yaaah anggaplah begitu, karena aku dah terlanjur excited banget sampai mau nangis, akhirnya gerakan yang ditunggu muncul juga. Begini toh rasanya.

 

Aku akhirnya membuka pembicaraan dengan Mbek mengenai pengasuhan anak, insya Allah aku berniat melanjutkan bekerja setelah melahirkan, jadi harus dipikirkan dari sekarang bagaimana pengasuhan si baby nantinya. Sebenarnya akan aman kalau baby bisa aku titipkan di mama, tapi jarak rumahku dan mama bisa memakan waktu sampai 1 jam, kalau setiap hari bolak/ik ke sana akan melelahkan, kecuali Mbek mau diajak tinggal di rumah mama, yang kupikir itu kemungkinannya sangat kecil karena akan risih untuk Mbek tinggal di Villa Mertua Indah.

 

Membayar asisten rumah tangga (ART) biasa bisa jadi beresiko karena mereka tidak dibekali kemampuan mengasuh anak, kecuali mungkin apabila mereka sudah pernah mempunyai anak sendiri, tapi hari gini susah banget nyari ART yang udah sepuh dan bijaksana, kebanyakan yang masih ABG dan masih senang berkutat ketak/ik HP, maklum sih umur se-mereka memang sedang puber2nya. Membayar baby sitter yang sudah terlatih mungkin sedikit lebih aman (walaupun aku dengar baby sitter juga nggak jauh beda senangnya HP-an, maklum masih ABG juga), tapi cost mereka tinggi sekali. Apabila ART biasa saja paling mahal mungkin 500rb, cost baby sitter bisa mencapai 700rb-1jt, wow!! gaji aye aje berape!! Hiks, bingung..

 

pic from here

 

Cerita Bakti Januari 20, 2010

Diarsipkan di bawah: Badai pasti berlalu, Love and Marriage, Quote of life — lesungpipit @ 11:59 am

 

Ketika sudah lurus niat kita, tidak terlalu relevan lagi dengan siapa kita berakhir… karena dengan siapapun, cerita itu adalah cerita bakti, cerita memberi sebaik2nya, hanya mencari keridhoanNya, bukan cinta sebagai tujuan, tapi proses berbakti itu… proses menjaga hati dan keikhlasan.

 

~From a friend~

 

Full Loaded Januari 18, 2010

Diarsipkan di bawah: Badai pasti berlalu, Nyeloteh — lesungpipit @ 2:14 pm

Bulan ini benar2 hectic, kerjaan numpuk. Dari terjemahan activity plan 2010, update data cuti karyawan, sampai yang tersulit terjemahan peraturan Mengdagri sampai 80 halaman. Sejauh ini dari 7 item outstanding job, masih tersisa 5 lagi untuk dikerjakan. Yang satu item aku pending sampai batas waktu tak ditentukan, jadi aku harus fokus ke 4 item job.

 

Ditambah pergantian shacho baru juga memberi kontribusi dalam tingginya loading kerjaanku. Biasanya shacho yang lama, kalau ada manager Z, dia nggak panggil aku untuk interpreter, karena sebelum aku masuk pabrik ini, manager Z-lah yang jadi penerjemah, hal ini cukup membuat aku job less. Nah, shacho yang baru ini tahunya cuma aku-lah translator, jadi frekuensi panggilan cukup sering. Ya, bagus sih, jadi jadwal terbangku sebagai penerjemah mulai padat, yang berarti kesempatan untuk belajar yang sangat luas. Hanya saja, aku sudah lumayan terbuai dalam kondisi yang job less untuk waktu yang cukup lama, ditambah hamil ini bawaannya mualeees dan gampang pusing kalau otak dibawa mumet (hehe.. alasan!).

 

Well..well..well.. 怠けるなよ!!Ganbarou Watashi!!!

 

Pelangi Januari 14, 2010

Diarsipkan di bawah: Badai pasti berlalu, Click..click, Nyeloteh — lesungpipit @ 11:42 am

昨日ね。。

仕事に行く途中で、久しぶりに虹を見かけたんだ。何年かの虹だったね。最近虹ってなかなか見られないんだよね、温暖化のせいか?ジャカルタの空が汚いすぎるのか?

昨日その奇麗な虹を見て良かったと思ってた。朝起きて、調子が悪いんで、仕事に行く気なかったからだ。でも、途中で虹と出会って、心が冷やされ、元気になってきた。Ya Allah, 有難う。。。

 

 

 

Sunatannya Jibo Januari 8, 2010

Diarsipkan di bawah: Badai pasti berlalu, Bayi — lesungpipit @ 2:09 pm

 

Yuhuuu my WP!! long time no see..

Si Jibo kasian deh, ‘belalainya’ bengkak, trus susah pipis gitu. Setelah periksa ke dokter katanya ada penyumbatan, nama medisnya apa gituh aku lupa, yang pasti sakitnya ini memerlukan pembedahan, dsunat gitu deh, diiris aja sih bisa, tapi drpada bolak/ik (biar sakitnya sekalian) akhirnya emak babe memutuskan untuk merelakan Jibo disunat, padahal Jibo masih 2 tahun.

 

Jiboku belum ngerti disunat itu diapain, jadi waktu diajak ke RS dia mah riang2 aja seperti biasa, ditanya ‘Dedek takut nggak disunat??’ pun, dia jawab ‘Kagak’ dengan pedenya, padahal dia tidak sadar bahwa dia akan segera menjalani rasa sakit yang harus dialami semua laki2 (muslim). Ada untungnya juga sih dia nggak ngerti artinya sunat, jadi nggak parno duluan. Saat2 mendebarkan baru tiba saat suntikan bius mulai ditusukkan, Jibran nangis menjerit memanggil nama Papa dan Dessy yang megangin dia ‘Ampun Paaa..’ Mama saat itu hanya menunggu di balik pintu sambil menangis menahan kasihan. Huhuhuhu..

 

Aku baru tiba di rumah sore harinya, melihat aku membuka pintu, Jibo mulai merengek ‘Piiiit… atiiit’, aduuuh kasihannya adikku. Untungnya kamera yang aku jeprat/et-kan ke arahnya, segera mengembalikan senyum Jibo (mirip bener sama mbaknya, harus total di depan kamera!hihi). Aku salut sama Jibo, anaknya penuh semangat, walaupun sempat lesu karena sakit, tapi keceriaannya cepat pulih, meski sakit tetap semangat mau bantuin Papa angkat ember buat mandi (ngangkat berdua loh), makanya ga lama setelah disunat dia udah bisa jalan, sekarang malah udah lari-lari (masih pake sarung, hihi). Aduuh.. jadi pengen cepat sampe rumah.

 

明けましておめでとう~ Desember 30, 2009

Diarsipkan di bawah: Badai pasti berlalu — lesungpipit @ 2:48 pm

皆!良いお年を!

 

 

Aku nggk buat resolusi apa-apa di tahun yang baru, hanya berharap bahwa segala sesuatunya menjadi lebih baik, dan keberkahan berlimpah di tahun yang baru ini. Amiiiin

 

Hamil Update; Mbek Update Desember 29, 2009

Diarsipkan di bawah: Bayi, Love and Marriage — lesungpipit @ 10:13 am

Hamil update! Insya Allah mau 4 bulan, mualnya sudah nggak separah sebelumnya, walaupun masih ada eneg2nya. Gejala yang akhir2 ini sering dirasa adalah pusing trus tiba2 lemeees banget, pundak gampang pegal, dan tulang ekor gampang sakit. Apakah ini gejala kurang darah dan kalsium? belum tahu, nanti deh ditanyakan ke Ibu dokter Koesmaryati waktu kontrol lagi. Aku sedih nih, agak nyesal karena nggak total memberikan asupan gizi yang buanyak ke baby. Dipikir-pikir, dalam sehari asupan yang bergizi cuma susu, tapi sayangnya itupun jarang2, palingan sehari sekali, itupun sering mangkir. Maafin ibu ya sayang! ibu bakal usaha maksain deh.

 

Mbek Update! Mbek lagi semangat memperbaiki penampilan rumah sepertinya, 2 minggu lalu semangat nukangin diri sendiri untuk memperbarui cat kanopi garasi, nambal keramik yang copot, trs dipoles lagi pakai cat. Terus, minggu lalu saat aku kembali dari menginap 3 hari d rumah Mama, ternyata ada rumput nempel di halaman, hehe Si Mbek ditinggal 3 hari kemarin ternyata cukup produktif juga, jadi nggak sabar mau lihat rumputnya cepat menyebar dan menghijaukan halaman. Next, aku mau merayu Mbek ah renovasi dapur, perlu sabar menabung sih. Insya Allah kalau dapur bagus kan, masaknya jadi rajin n semangat :p